• Jelajahi

    Copyright © HARIANRAKYATBANTEN.ONLINE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Put your ad code here

    Menu Bawah

    Film Edukasi “The Cover Up” Karya Siswa Kelas IX Amerta (A) MTsN 1 Kota Serang Hadirkan Refleksi Keras tentang Bullying dan Kekuasaan

    , November 25, 2025 WIB Last Updated 2025-11-25T10:14:45Z
    ccc


     

    Serang, Banten -  Siswa kelas IX Amerta (A) MTsN 1 Kota Serang kembali menunjukkan kreativitas dan kepedulian sosial melalui karya film edukatif terbaru berjudul “The Cover Up”. Film ini diproduksi sebagai bagian dari pembelajaran PPKn, namun maknanya melampaui batas proyek sekolah—menjadi refleksi kehidupan nyata tentang keberanian, keadilan, dan suara yang sering dibungkam.


    Mengangkat latar sebuah sekolah negeri di kota kecil, The Cover Up mengangkat tragedi yang berawal dari kasus perundungan (bullying). Namun kisahnya berkembang menjadi potret kelam tentang otoritas, tekanan sistem, dan upaya menutup-nutupi kebenaran. Dalam cerita ini, sekolah meliput fakta, media dibungkam dengan uang, dan orang-orang di sekitar korban memilih diam demi menjaga posisi serta citra mereka.


    Pimpinan produksi film, Rafael Qadrianu Yusup, menegaskan bahwa film ini dibuat bukan semata-mata sebagai tugas belajar, tetapi sebagai ajakan nyata untuk peduli.


    "Ada sebagian orang yang pernah merasakan jadi korban perundungan, tetapi mereka memilih diam karena beberapa alasan. Di film ini kami ingin mengajak khalayak umum untuk mengangkat suara terhadap kasus ini. Jangan diam—cari perlindungan, dan lawan perundungan," ujarnya.


    Sementara itu, sang sutradara, Fakhri Faeyza Faidlurrahman, menambahkan bahwa isu yang diangkat sangat dekat dengan realita para pelajar.


    "Kita angkat film ini dengan alasan yang sangat dekat dengan fakta kehidupan kita sebagai pelajar. Masih banyak kasus perundungan yang menyebabkan trauma berat bahkan kematian. Beberapa kejadian yang ramai diberitakan menjadi peringatan bagi kita bahwa bullying sangat berbahaya dan tidak boleh dianggap sepele," ungkapnya.


    Dengan keberanian para siswa mengangkat tema yang sensitif dan relevan, film The Cover Up diharapkan dapat menjadi diskusi pembaca di lingkungan sekolah, keluarga, serta masyarakat luas—bahwa setiap bentuk kekerasan, apa pun yang sempit, harus dihentikan.


    Film ini juga menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui karya-karya yang mendorong empati, keberanian, dan perubahan.


    Film ini bisa disaksikan bersama di kanal Yotutubnya Pak Guru Disiplin berikut link https://youtu.be/Zqav5W3hKWY?si=hv8gqmvHsASUJEEM


    (Merah)

    Komentar

    Tampilkan